KOTAWARINGIN TIMUR — Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Kotawaringin Timur melaksanakan kegiatan pembagian daging qurban sebagai wujud berbagi dan aksi sosial pada momentum idul adha 1447 H, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kotawaringin Timur, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Pimpinan Cabang Aisyiyah Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, serta LAZISMU Kabupaten Kotawaringin Timur.
Program sosial ini dilaksanakan di Desa Basirih Hulu, di Bagendang, dan di Desa Kalap dengan tujuan membantu masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga. Sebanyak 150 paket daging kurban dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan di tiga lokasi tersebut.
Ketua PDA Kotawaringin Timur, Dra. Hj. Siti Hadijah, M.Pd, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang menjadi bagian dari nilai-nilai Islam, khususnya pada perayaan Idul adha 1447 H.
“Idul adha mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui pembagian daging qurban ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaatnya serta semakin mempererat hubungan persaudaraan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Pembagian daging qurban dilakukan secara merata di tiga wilayah. Sebanyak 50 paket disalurkan kepada masyarakat di sekitar Masjid Istiqomah, Desa Basirih Hulu. Selanjutnya, 50 paket lainnya dibagikan kepada warga Desa Bagendang, dan 50 paket sisanya disalurkan kepada masyarakat Desa Kalap. Dengan demikian, total paket yang didistribusikan mencapai 150 bungkus.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Sejak pagi hari, warga telah berkumpul di lokasi yang telah ditentukan untuk menerima paket daging kurban. Para relawan dari unsur Aisyiyah, Muhammadiyah, dan LAZISMU bekerja sama memastikan proses distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.
Sementara itu, Ketua PDM Kotawaringin Timur, H. Livenur Hasby, menyampaikan bahwa kolaborasi berbagai unsur Muhammadiyah, Aisyiyah dan Lazismu dalam kegiatan ini menjadi wujud sinergi dakwah sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Semangat berqurban tidak hanya sebatas menyembelih hewan qurban, tetapi juga bagaimana nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan dapat dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong program-program yang mampu memperkuat solidaritas sosial dan menghadirkan manfaat yang nyata,” katanya.
Menurutnya, kerja sama antara organisasi otonom Muhammadiyah, lembaga filantropi, serta masyarakat merupakan modal penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan saling mendukung. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan cakupan penerima manfaat yang lebih luas.
Selain menjadi sarana berbagi, program pembagian daging qurban ini juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat hubungan antara organisasi kemasyarakatan dengan warga. Kehadiran para pengurus Muhammadiyah dan Aisyiyah di tengah masyarakat menunjukkan komitmen untuk terus hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Ketua Lazismu Kotim, Ahirul Agus, juga mengungkapkan agar nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong yang menjadi semangat Idul adha diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat.
"Dengan berbagi kepada sesama, masyarakat tidak hanya merasakan manfaat secara materi, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan yang menjadi fondasi kehidupan sosial yang harmonis." tuturnya.
Bagikan artikel ini:








