JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) resmi membuka pendaftaran Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB) untuk masuk ke madrasah unggulan pada tahun ajaran 2026/2027. Seleksi ini menjadi pintu masuk bagi siswa-siswa terbaik lulusan MTs dan SMP dari seluruh Indonesia untuk mengenyam pendidikan di madrasah dengan standar mutu nasional dan internasional.
Pendaftaran dibuka selama satu bulan, mulai 2 Januari hingga 2 Februari 2026 untuk jalur prestasi. Sementara itu, pendaftaran jalur tes akan ditutup pada 7 Februari 2026. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring, baik untuk jalur prestasi maupun jalur tes.
“Pendaftaran seleksi sepenuhnya digelar secara online. Pada waktu yang sama, panitia juga akan melakukan proses seleksi berkas para pendaftar,” ujar Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag, Nyayu Khodijah, di Jakarta, Selasa (6/1/2026) sebagaimana dikutip dari laman kemenag.go.id.
Dalam SNMB 2026/2027 ini, Kemenag membuka empat jenis madrasah unggulan yang dapat dipilih oleh para pendaftar, yakni Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia, MAN Program Keagamaan, Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN), serta MAN Program Unggulan Nasional. Keempat jenis madrasah ini dirancang untuk melayani minat dan bakat siswa yang beragam, baik di bidang sains, keagamaan, maupun kejuruan.
Jalur seleksi dibagi menjadi dua, yaitu jalur tes dan jalur prestasi. Jalur tes menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) dan diperuntukkan bagi lulusan MTs, SMP, Pendidikan Diniyah Formal (PDF), serta Pendidikan Muadalah yang memenuhi persyaratan. Sementara itu, jalur prestasi merupakan seleksi non-tes yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi sesuai kriteria yang ditetapkan.
Juknis Seleksi MAN Unggulan Nasional DOWNLOAD DISINI
Untuk MAN Insan Cendekia, MAKN, dan MAN Program Unggulan Nasional, kuota jalur prestasi disediakan sebesar 10 persen dari total daya tampung. Adapun untuk MAN Program Keagamaan, kuota jalur prestasi lebih besar, yakni 20 persen dari total kursi yang tersedia.
Nyayu Khodijah menjelaskan, saat ini Kemenag membina 25 MAN Insan Cendekia yang tersebar di 25 provinsi dengan total daya tampung 2.708 siswa putra dan putri. Selain itu, terdapat 11 MAN Program Keagamaan dengan kapasitas 528 siswa. Untuk jalur kejuruan, tersedia lima MAKN dengan daya tampung 383 siswa, sedangkan MAN Program Unggulan Nasional terdiri atas lima madrasah dengan total daya tampung 186 siswa.
“Setiap MTs, SMP, Pendidikan Diniyah Formal, dan Pendidikan Muadalah dapat merekomendasikan murid terbaiknya untuk didaftarkan dalam seleksi nasional ini,” kata Nyayu menegaskan.
Ia menambahkan, pengumuman hasil seleksi jalur prestasi akan disampaikan pada 13 Februari 2026. Adapun hasil seleksi jalur tes dijadwalkan diumumkan pada 6 Maret 2026. Peserta yang dinyatakan lulus akan melanjutkan ke tahap daftar ulang sesuai ketentuan masing-masing madrasah.
Melalui seleksi nasional ini, Kemenag berharap dapat menjaring calon-calon siswa unggul yang tidak hanya memiliki kecakapan akademik, tetapi juga karakter, integritas, dan semangat keislaman yang kuat. Madrasah unggulan diharapkan menjadi pusat lahirnya generasi Muslim Indonesia yang berdaya saing global sekaligus berakar kuat pada nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.[]
Bagikan artikel ini:








