Hadir untuk Warga Katingan di Tengah Darurat Asap Akibat Karhutla
Di tengah kondisi kabut asap yang melanda Kabupaten Katingan akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Muhammadiyah Katingan hadir mengambil bagian dalam upaya membantu masyarakat melalui Pos Pelayanan Kesehatan Muhammadiyah Katingan dan Rumah Oksigen.
Pos pelayanan ini mulai dibuka pada 7 September 2026, sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar nyata Muhammadiyah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh warga Katingan yang membutuhkan bantuan akibat dampak asap Karhutla, tanpa membedakan latar belakang maupun golongan.
Kegiatan ini dapat terlaksana melalui swadaya dan donasi dari Ortom Muhammadiyah serta warga Muhammadiyah, yang kemudian dihimpun dan dikelola melalui LAZISMU Katingan.
Peran LAZISMU Katingan menjadi bagian penting dalam menggerakkan dukungan para donatur sehingga kepedulian dan solidaritas warga Muhammadiyah dapat diwujudkan dalam bentuk pelayanan kesehatan yang nyata bagi masyarakat.
Pelaksanaan Pos Pelayanan Kesehatan dan Rumah Oksigen merupakan hasil kolaborasi seluruh Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah Katingan, dengan dukungan tenaga medis dan tenaga teknis yang merupakan sinergi antara Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Katingan, serta Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Katingan.
Selama 15 hari sejak dibuka hingga hari ini, Rumah Oksigen telah memberikan pelayanan kepada 210 pasien. Sebagian besar pasien yang datang mengalami keluhan dan telah terdiagnosis Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang berkaitan dengan paparan asap.
Pelayanan yang tersedia tidak hanya berupa bantuan oksigen. Rumah Oksigen juga menyediakan nebulizer, obat-obatan untuk keluhan batuk dan pilek, vitamin untuk membantu menjaga daya tahan tubuh, serta pelayanan injeksi vitamin Neurobion sesuai kebutuhan dan hasil pemeriksaan tenaga medis.
Pelayanan kesehatan didukung oleh 10 tenaga medis, yang terdiri dari dokter, perawat, dan bidan. Mereka secara bergantian memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat yang datang dengan berbagai keluhan kesehatan akibat kondisi udara yang tidak sehat.
Kehadiran Rumah Oksigen ini merupakan wujud nyata semangat ta'awun, kepedulian, dan gotong royong. Muhammadiyah tidak hanya berbicara tentang kepedulian terhadap masyarakat, tetapi berusaha hadir secara langsung ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
Kami berharap Pos Pelayanan Kesehatan Muhammadiyah Katingan dan Rumah Oksigen dapat menjadi salah satu pilihan dan tempat pertolongan bagi warga Katingan dalam menghadapi berbagai kendala kesehatan akibat paparan asap Karhutla.
Lebih dari sekadar tempat pelayanan kesehatan, Rumah Oksigen menjadi simbol bahwa di tengah kondisi sulit, kepedulian, solidaritas, dan kekuatan gotong royong dapat menghadirkan harapan.
Terima kasih kepada seluruh donatur, Ortom Muhammadiyah, tenaga medis, relawan, serta semua pihak yang telah mengambil bagian dalam gerakan kemanusiaan ini. Secara khusus, apresiasi disampaikan kepada LAZISMU Katingan yang telah berperan besar dalam menghimpun dan menyalurkan donasi para donatur untuk mendukung terlaksananya pelayanan ini.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Katingan hadir untuk semua. Bergerak bersama, melayani sesama, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Penulis : Destriani Noor, S.Keb
(Ketua PDNA Katingan)
Bagikan artikel ini:








