KAPUAS – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Kapuas menggelar kegiatan Refleksi Milad ‘Aisyiyah ke-109 sekaligus Pembukaan Baitul Arqam ‘Aisyiyah Kabupaten Kapuas pada Ahad (21/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian” tersebut berlangsung di Komplek Perguruan Pendidikan Muhammadiyah, Jalan Barito, Kabupaten Kapuas.
Acara dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah, Kaminem, S.Pd., Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas, Dr. H. Suwarno Muriyat, S.Ag., M.Pd., Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Kapuas, Hadiah Herawati, S.Pd., serta jajaran pengurus dan kader ‘Aisyiyah se-Kabupaten Kapuas.
Dalam sambutannya, Ketua PDM Kabupaten Kapuas, Dr. H. Suwarno Muriyat, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Milad ‘Aisyiyah ke-109 yang dinilai sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
“Tema yang diangkat sangat sejalan dengan kebutuhan zaman, yakni memperkuat dakwah kemanusiaan untuk memanusiakan manusia dan mewujudkan perdamaian. Kami juga menyambut baik pelaksanaan Baitul Arqam bagi ibu-ibu di lingkungan ‘Aisyiyah sebagai upaya memperkuat komitmen dalam ber-Muhammadiyah,” ujarnya.
Menurutnya, ‘Aisyiyah merupakan mitra utama Muhammadiyah dalam menjalankan berbagai program persyarikatan dan memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang berkemajuan.
Sementara itu, Ketua PDA Kabupaten Kapuas, Hadiah Herawati, S.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Milad ‘Aisyiyah ke-109 menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang organisasi dalam berdakwah dan berkhidmat kepada umat.
“Milad ini bukan sekadar peringatan usia organisasi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat semangat dakwah, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperteguh komitmen kader ‘Aisyiyah dalam mewujudkan masyarakat yang damai dan berkeadaban,” katanya.

Dalam arahannya, Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah, Kaminem, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan refleksi Milad merupakan bagian dari proses evaluasi organisasi untuk memastikan seluruh program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik.
“Refleksi ini pada dasarnya adalah evaluasi diri. Kita ingin melihat apakah program yang telah direncanakan sudah terlaksana seluruhnya atau belum. Jika masih ada yang belum terlaksana, maka perlu diketahui apa kendalanya. Setelah itu, kita dapat mencari solusi yang tepat sesuai dengan kondisi masing-masing daerah,” ujarnya.
Menurut Kaminem, setiap daerah memiliki tantangan yang berbeda dalam menjalankan program kerja. Karena itu, evaluasi menjadi langkah penting agar gerakan ‘Aisyiyah terus berkembang dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif.
Selain refleksi Milad, kegiatan ini juga dirangkai dengan pembukaan Baitul Arqam ‘Aisyiyah Kabupaten Kapuas. Kaminem menjelaskan bahwa Baitul Arqam merupakan sarana pembinaan kader yang bertujuan membekali anggota ‘Aisyiyah agar memahami tugas, fungsi, dan tanggung jawabnya dalam organisasi.
“‘Aisyiyah bergerak di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga sosial. Karena itu, setiap kader perlu memahami perannya masing-masing sesuai potensi yang dimiliki. Melalui Baitul Arqam, kader diharapkan semakin siap mengabdikan diri dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kader yang memiliki potensi di bidang pendidikan, kesehatan, maupun sosial harus terus diperkuat kapasitasnya agar keberadaan ‘Aisyiyah semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Tujuan akhirnya adalah menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat, baik secara lahir maupun batin. Hal ini sejalan dengan cita-cita Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah untuk mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera, dan berkeadaban,” tuturnya.
Kegiatan Refleksi Milad ‘Aisyiyah ke-109 dan Pembukaan Baitul Arqam berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Melalui momentum ini, seluruh kader ‘Aisyiyah Kabupaten Kapuas diharapkan semakin kokoh dalam menjalankan dakwah kemanusiaan, memperkuat komitmen organisasi, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan terwujudnya perdamaian.
Ditulis Oleh: Muhammad Hipni
Bagikan artikel ini:








