SAMPIT – Diseminasi hasil penelitian disertasi kader Muhammadiyah Kalimantan Tengah yang berafiliasi dengan Universitas Muhammadiyah Sampit (UMSA) telah sukses dilaksanakan sebagai bagian dari kontribusi akademik sekaligus penguatan nilai kearifan lokal dalam praktik layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Penelitian tersebut dilakukan oleh Riza Amalia, dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Sampit, yang sedang menimba pendidikan Doktoral di Universitas Negeri Malang, Jawa Timur. Kajian yang diangkat berfokus pada pengembangan konseling berbasis kearifan lokal, dengan mengintegrasikan falsafah Dayak Ngaju Kalimantan Tengah “Pintar Tuntang Harati” ke dalam langkah-langkah konseling kelompok.
Falsafah “Pintar Tuntang Harati”, yang menekankan keseimbangan kecerdasan intelektual dan karakter baik (Harati), diadaptasi dalam pendekatan konseling kognitif perilaku untuk membantu siswa SMA menurunkan kebiasaan menunda-nunda tugas akademik. Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan layanan konseling yang lebih kontekstual, relevan secara budaya, serta efektif dalam mengatasi permasalahan belajar peserta didik.
Kegiatan diseminasi dirangkaikan dengan penandatanganan pakta integritas kolaborasi penerapan nilai falsafah “Pintar Tuntang Harati” dalam praktik konseling kognitif perilaku di lingkungan sekolah. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam mengembangkan layanan konseling berbasis budaya lokal yang selaras dengan pendidikan karakter dan kebutuhan siswa.
Acara dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2025, dengan melibatkan Kepala SMAN 1 Sampit M. Darma Setiawan, S.Pd, Koordinator BK SMAN 1 Sampit Nor Halimah, S.Pd, serta para guru bimbingan dan konseling SMAN 1 Sampit yang berkomitmen mengimplementasikan hasil penelitian dalam praktik nyata di sekolah.
Melalui kegiatan ini, hasil penelitian diharapkan tidak hanya menjadi kontribusi ilmiah di ranah akademik, tetapi juga dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dalam sistem pendidikan, khususnya dalam penguatan layanan bimbingan dan konseling yang berakar pada nilai budaya lokal Kalimantan Tengah.
Diseminasi ini sekaligus menunjukkan peran aktif kader Muhammadiyah Kalimantan Tengah dalam menghadirkan inovasi pendidikan berbasis riset yang berdampak langsung terhadap pengembangan karakter dan kesiapan akademik generasi muda. []
Bagikan artikel ini:








