SAMPIT — Tim Gala Siswa Indonesia (GSI) Putri SMP Muhammadiyah Sampit yang mewakili Kecamatan Mentawa Baru (MB) Ketapang sukses menorehkan prestasi gemilang pada ajang GSI Putri Tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur 2026. Laga pamungkas yang menyajikan pertarungan sengit tersebut mengantarkan tim SMP Muhammadiyah Sampit meraih gelar Juara I usai menaklukkan perlawanan ketat tim Kecamatan Baamang.
Pertandingan final yang berlangsung dengan tensi tinggi tersebut diwarnai jual-beli serangan sejak peluit awal dibunyikan. Namun, berkat kekompakan, semangat juang, dan tingkat sportivitas yang tinggi, tim GSI Putri MB Ketapang mampu mengendalikan permainan. Peluit panjang berbunyi dengan skor akhir 2–1 untuk kemenangan SMP Muhammadiyah Sampit, sekaligus memastikan dominasi mereka di tingkat kabupaten.
Keberhasilan ini tidak lepas dari penampilan impresif lima atlet andalan yang memperkuat kedalaman skuad, yakni Srikandi Zaskia Putri, Nur Natika Diamanti, Nathaza Articha Jany, Rizna Laila Pungki, dan Alika Maulidina. Di balik performa solid para pemain di lapangan, terdapat racikan taktik serta binaan dingin dari duet pelatih Andriansyah dan Taufik.
Pelatih tim, Andriansyah, menyampaikan bahwa konsistensi yang ditunjukkan anak asuhnya merupakan buah dari proses panjang yang tidak instan. Kedisiplinan saat sesi latihan harian dan penguatan mental bertanding menjadi kunci utama keberhasilan mereka membalikkan keadaan di momen-momen krusial. Kerja sama yang solid antar lini membuat strategi yang dirancang dapat dieksekusi dengan presisi di atas lapangan.
Atas raihan posisi puncak ini, Tim GSI Putri SMP Muhammadiyah Sampit secara resmi berhak mengamankan tiket untuk mewakili Kabupaten Kotawaringin Timur pada ajang GSI Putri Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Kompetisi bergengsi tingkat provinsi tersebut dijadwalkan bakal berlangsung pada September 2026 mendatang.
Kepala SMP Muhammadiyah Sampit, H. Azrun Firdaus, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh para peserta didiknya. Menurutnya, raihan gelar juara ini merupakan bukti nyata bahwa kerja keras, komitmen, dan rasa percaya diri yang ditanamkan sejak awal latihan membuahkan hasil yang manis.
"Rasa bangga dan syukur yang luar biasa kami sampaikan kepada para siswi dan tim pelatih. Mereka telah membuktikan bahwa dengan disiplin yang teguh dan semangat pantang menyerah, keterbatasan dapat diatasi hingga mampu membawa pulang piala kemenangan ini," ujar Azrun.
Lebih lanjut, Azrun menegaskan bahwa pihak sekolah siap memberikan dukungan penuh secara moril maupun materiel guna mendukung persiapan tim menjelang laga di tingkat provinsi. Pihaknya berencana mengintensifkan porsi latihan dan menjaga kondisi fisik para atlet agar berada dalam performa puncak saat bertanding nanti.
Bagikan artikel ini:








