KAPUAS - Tokoh Muhammadiyah Kabupaten Kapuas, H.Kamaruddin AK menghimbau agar pimpinan Daerah, Cabang dan warga Muhammadiyah untuk terus menjaga rutinitas penggajian.
Pengajian tempat utama untuk memperkuat akidah, menambah ilmu agama, dan memperbaiki akhlak.
Dari majelis taklim dan pengajian ,lahir kesadaran beramal saleh, mempererat rasa kebersamaan dan kekeluargaan persyarikatan Muhammadiyah
“ Pengajian adalah ruhnya Muhammadiyah, yang bermakna bahwa tanpa pengajian , organisasi ini ibarat jasad yang tidak bernyawa ,” ungkap Kamaruddin , Sabtu ( 29/8/2026).
Dia jelaskan, bila menengok jauh kebelakang ,organisasi Muhammadiyah yang didirikan oleh K.H.Ahmad Dahlan, juga mengawali dan mengembangkan pergerakannya melalui pengajian-pengajian.
“ Mengapa Pengurus Muhammadyah dan warganya harus rajin mengikuti pengajian, karena persyarikatan Muhammadiyah lahir dari jemaah pengajian. Kalau warga Muhammadiyah tidak suka pengajian, berarti ia lupa dengan sejarahnya,” jelas Kamaruddin.
Pentingnya mengaji, akan menambah ilmu dan rasa takut kepada Allah, sehingga ia akan takut mau berbuat maksiat dan dosa. Sebaliknya orang yang tidak pernah mengaji ia akan mudah melakukan kemaksiatan, sebab hatinya tidak disirami dengan nasehat-nasehat Al Qur’an.
Kepada guru-guru di sekolah Muhammadiyah dan generasi muda, untuk bersemangat mengikuti pengajian.
Bagi generasi muda Muhammadiyah, pengajian menjadi benteng moral , motor penggerak dakwah amar ma’aruf nahi munkar yang kreatif dan relevan dengan zaman, tutup H.Kamaruddin.
penulis: Sapto Subagio
Bagikan artikel ini:








